Sunday, July 09, 2006

Seminar “Kingdom of Restoration”

Kerajaan yang memulihkan – Bagian dari pergerakan Allah pada zaman ini dan temukan tujuan original kehidupan manusia.


Pembicara : Pdm. Wigand Sugandi, S.Th
Pdm. Ferry Felanitrisno, S.Th
Ps. Andry Sugandi, M.Th – Senior Pastor The Generation for Christ Church*

Tempat : GBI Harco Elektronik
Ruko Harco Elektronik Blok G No. 3A
Mangga Dua, Jakarta

Waktu : Selasa & Rabu – 18 & 19 Juli 2006
Pk. 18.00 – 21.00 WIB

Contact Person : Kuncoro [ 0818-166-749 / 021 – 6121194 / 021 – 6245119 ]


* The Generation for Christ [TG4C] Church – Gereja anak-anak muda Indonesia yang berlokasi di Sidney, Australia yang beraffiliasi dengan Assembly of God (AOG) Australia. [ See more – http://www.tg4c.com ]

Saturday, June 17, 2006

Anita Roddick - CSR in Business Model


Anda ingin tahu berapa biaya total dari perang Iraq? Bukalah http://anitaroddick.com Di sana anda dapat menemukan jumlah biaya dari perang Iraq yang dihitung tiap detiknya. Gambar yang saya ambil ini ialah hasil perhitungan dari tanggal 27 Februari 2006 jam 21.23. Di website ini pun anda dapat menemukan kampanye-kampanye sosial teraktual dari Anita Roddick seperti “Free the Angola 3! ” yang merupakan kampanye untuk membebaskan 2 orang tahanan Black Panther, Herman Wallace dan Albert Woodfox, yang dipenjara di penjara sunyi Angola, Lousiana, US selama 34 tahun. Cerita selengkapnya dapat anda baca di sini.



Itulah sekilas dari sekian banyak kampanye sosial dari seorang Anita Roddick, founder dan CEO dari The Body Shop, jaringan toko kosmetik terbesar di dunia.




The Body Shop sendiri memiliki nilai – nilai perusahaan yang bersifat sosial seperti “Against Animal Testing”, “Support Community Trade ”, “ Defend Human Rights”, “Activate Self Esteem”, dan “Save Our Planet”. Nilai – nilai bukan hanya dipajang dan dipamerkan oleh The Body Shop namun juga dipraktekan dalam tindakan - tindakan nyata seperti nilai “Against Animal Testing” diaplikasikan dengan meminta setiap supplier The Body Shop untuk menandatangani surat perjanjian bahwa produk yang dimasukan bebas dari penggunaan hewan percobaan; nilai “Support Community Trade ” dengan lebih memilih komunitas daripada perusahaan besar untuk mensupply produk-produknya.


Siapakah Anita Roddick?

Anita Roddick dilahirkan tahun 1942 di Littlehampton, Inggris. Dia ialah anak dari pasangan imigran asal Italia yang menetap di sebuah kota kecil dekat pantai di Inggris.

Dia pernah bekerja sebagai guru Bahasa Inggris dan sejarah. Dan pernah juga bekerja di departemen hak wanita dari International Labor Organization (ILO) yang berbasis di Geneva, Swiss. Bahkan dia pernah menjadi pemilik dan manager dari sebuah restoran dan hotel di Littlehampton.


Anita Roddick memluai The Body Shop pada tahun 1976. Pada saat itu ia hanya menginginkan untuk memperoleh kehidupan yang layak bagi dirinya dan kedua putrinya selama suaminya berada di Amerika. Dia memulainya tanpa suatu latihan ataupun pengalaman dan tanpa ada seorangpun berbicara tentang entrepreneurship. Dari menjalankan toko pertamanya itu, ia belajar bahwa bisnis bukanlah ilmu finansial tapi sebuah perdagangan : jual dan beli. Suatu tentang membuat produk dan layanan menjadi baik sehingga orang bersedia membayarnya. Saat ini, setelah 30 tahun, The Body Shop telah memiliki 2.045 toko yang melayani lebih dari 77 juta pelanggan pada 51 pasar yang berbeda dengan 25 bahasa yang berbeda dan melewati 12 zona waktu.


Hal yang menginspirasikan kehadiran The Body Shop bukan hanya keperluan ekonomi. Awal perjalanannya telah memberikan banyak pengalaman. Ia menghabiskan waktunya di komunitas pertanian dan perikanan dengan orang-orang pre-industrial . Juga pengalaman bersama ibunya semasa perang dunia kedua yang mempertanyakan hal-hal yang konvensional seperti “Mengapa harus membuang sebuah container jika kita bisa menggunakannya lagi?” dan “Mengapa membeli lebih daripada yang dapat kita gunakan?” Pada saat itu mereka menggunakan ulang, mengisi ulang dan mendaur ulang semua yang bisa. Dasar dari aktivitas lingkungan The Body Shop lahir dari ide-ide seperti ini.


Anita membuka toko keduanya berselang 6 bulan, di mana ketika itu suaminya baru saja kembali ke Inggris dari Amerika. Suaminya itu dating dengan ide untuk “self-financing” lebih banyak toko-toko baru, di mana meningkatkan pertumbuhan dari jaringan franchise The Body Shop ke seluruh dunia. Perusahaan tersebut go public pada tahun 1984. Dan sejak itu, Anita menerima berbagai bentuk penghargaan.


Bisnis memiliki kekuatan untuk melakukan hal yang baik. Oleh karena keyakinan Anita itulah, statement misi dari The Body Shop dibuka dengan komitmen, “ Untuk mendedikasikan bisnis kami kepada perubahan sosial dan lingkungan.” The Body Shop menggunakan toko-toko miliknya dan produk-produk miliknya untuk membantu mengkomunikasikan Hak Asasi Manusia dan masalah - masalah lingkungan. Profit bukanlah tujuan utama dia mendirikan perusahaan. Bagi Anita, profit hanyalah akibat dari praktik bisnis The Body Shop.


Anita di salah satu kampanyenya selalu mengatakan, “Untuk tampil cantik, Anda tidak perlu langsing.” Padahal saat itu bahkan hingga kini, perusahaan yang memproduksi alat-alat kecantikan selalu memasang model yang langsing untuk iklannya. Kampanye yang disertai tindakan nyata inilah yang akhirnya membuat orang - orang tidak hanya membeli produk namun juga memperbincangkan The Body Shop. Sosok Anita yang sering memperoleh penghargaan baik lokal, regional ataupun internasional secara tidak langsung mengangkat pula nama The Body Shop ke seluruh dunia.


Usianya kini menginjak 63 tahun. Meskipun kini Anita tidak lagi duduk sebagai eksekutif, ia tetap menyediakan waktu untuk bisnis The Body Shop. Dia menghasilkan produk baru selama perjalanan keluar negri, bekerja sebagai bagian dari tim kreatif. Dan ia secara teratur bertanya kepada dirinya : bagaimana ia dapat membawa nilai-nilai ke suatu industri yang jelas-jelas tidak memiliki nilai? Cara satu-satunya yang dapat ia lakukan ialah, mungkin membawa kembali ide untuk inisiatif berdagang dengan komunitas Negara dunia ketiga, atau mencari inspirais baru untuk komitmen perusahaan yang baru seperti perjalanannya ke Glasgow menghasilkan kerjasama denga SoapWorks, sebuah pabrik lokal yang memproduksi sabun The Body Shop.

Monday, June 12, 2006

Seminar Break & Discern The Da Vinci Code

Tanggal : Selasa, 13 Juni 2006
Jam : Pk. 18.00 WIB
Tempat : Harco Elektronik, Kompleks Agung Sedayu
Blok C7, Mangga Dua
Ticket : Free

Pembicara : Pdm. Andry Sugandi, M.Th(Cand.)*

Informasi : (021) 6128595

*Pembicara ialah hamba Tuhan muda yang sedang
mengambil S2 Theology di Australia dan
menggembalakan jemaat anak2 muda di Australia.

Sunday, December 25, 2005

Apakah Anda berminat dengan peluang-peluang bisnis yang luar biasa berikut ini?

TUKANG PARKIR

Modal : Nol, yang penting berani malu dan tahu lokasi starategis.
Penghasilan :
Jika diasumsi bahwa :
1.. Parkir mobil : Rp 1,000 / mobil / jam
2.. Parkir motor : Rp 500 / motor/ jam
Maka jika diasumsikan Anda bekerja 8 jam sehari di mana tempat parkir
Anda dapat memuat 20 mobil atau 40 motor, maka Anda akan memperoleh :
8 jam x 20 mobil x Rp 1,000 = Rp 160,000 / hari.
Jika Anda bekerja 26 hari perbulan, maka penghasilan Anda menjadi Rp
160.000 x 26 hari = Rp 4,160.000 / bulan (bebas pajak).

Keuntungan yang diperoleh :
1.. Bebas pajak
2.. Jam kerja tidak mengikat
3.. Masih bisa mengerjakan pekerjaan sambilan (jualan rokok di warung)
4.. Tingkat stress rendah
5.. Tidak beresiko. Kalau pun ada (klaim, tuntutan karena kendaraaan
yang diparkir hilang / rusak), tinggal lari saja.


PENGAMEN

Modal : gitar, kencrengan, atau nol sama sekali. Yang penting berani
malu.

Penghasilan :
Tergantung tempat dan sasaran. Jika sasaran yang dituju adalah mobil
angkot mungkin bisa lebih besar. Jika diansumsikan tempat yang dituju
adalah lampu merah dengan durasi 2 menit, dan pendapatan Rp 300 / angkot, dan bekerja 8 jam, maka :
8 jam x (60 /2 menit) x Rp 300 = Rp 72.000 / hari.
Jika bekerja 26 hari perbulan, maka pemasukan minimum yang diperoleh
adalah : Rp 72.000 x 26 hari = Rp 1.872.000.

Keuntungan yang diperoleh :
1.. Bebas pajak
2.. Waktu kerja tidak mengikat
3.. Tidak butuh keahlian. Cuap-cuap tanpa suara pun pasti dapat.
4.. Stress nyaris tidak ada. Justru bisa menghibur diri.
5.. Tidak beresiko, asal hati-hati kalo menyeberang atau mengamen di
tengah jalan ramai.
6.. Jika gesit (misalnya dalam satu durasi lampu lalu lintas dapat
menyambangi 2-3 angkot), penghasilan bisa meningkat 2-3 kali lipat.


TUKANG BERSIH-BERSIH KACA MOBIL

Modal : kain rombeng, pembersih bulu ayam, busa dan sabun detergen
Penghasilan :
Nyaris sama dengan pengamen, malah dapat 3-4 kali lipat, karena dalam 1 durasi lampu lalu lintas, dapat menyambangi 5-10 mobil sekaligus,
tergantung kegesitan kerja.

Keuntungan yang diperoleh :
1.. Bebas pajak
2.. Waktu kerja tidak mengikat.
3.. Tidak butuh keahlian. Yang penting kerja cepat saja.
4.. Hasil kerja bukan tujuan akhir.
5.. Tingkat stress tidak ada.


PENGEMIS


Modal : baju kusut, dekil, dan tidak mandi seminggu. Dan yang terutama
berani malu!

Penghasilan :
Tergantung kemampuan menarik hati orang. Semakin memelas, maka
penghasilan semakin besar. Pada tahun 1997, seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi swasta Jakarta pernah mengadakan penelitian dan
menemukan bahwa seorang pengemis di Jakarta rata-rata mampu mengumpulkan Rp 500.000 perhari, atau Rp 15 juta perbulan. Bahkan baru-baru ini ada
seorang ibu asal Garut yang mengakui di sebuah media Bandung, bahwa
dengan menjadi pengemis selama 1 bulan saja, dia telah mampu pulang
kampung dengan membawa Baleno keluaran terbaru yang bernilai 200-an juta rupiah, plus oleh-oleh untuk keluarga di kampungnya. Sebuah hasil yang
luar biasa. So jangan heran bahwa pekerjaan menjadi primadona banyak orang yang datang ke kota-kota besar.

Keuntungan yang diperoleh :
1.. Bebas pajak
2.. Waktu kerja tidak mengikat
3.. Hanya butuh keahlian menarik hati orang.
4.. Tingkat stress tidak ada
5.. Dapat prioritas pertama dari Pemerintah kalo ada program bantuan
bagi kaum dhuafa.

- Originally posted by xtyan @ HIMTI e-Forum -

Sunday, November 27, 2005

2nd Nationwide English Olympics ( NEO )


Bina Nusantara English Club
(BNEC) as one of English club in Indonesia, concerns about the socialization of English among high school and undergraduate students in Indonesia. To contribute and involve in this mission, starting 2004 BNEC decided to organize an annual English national level competition called Nationwide English Olympics (NEO).

2nd Nationwide English Olympics ( NEO ) invites all High School and university students that is between 16 – 24 years old on January 2006 to take part in the biggest English competition. 2nd NEO consists of 4 competitions :
  1. Online Competition ( November 27th – January 14th)
    A competition that will test the English capability of the participants from all over Indonesia through online tests that will be divided into several rounds. The preliminary round will be opened for free and top 300 participants will advance to the SemiFinal Round and top 20 participants in the SemiFinal Round will advance to the Final Round in Jakarta. The winner will receive a cash prize of Rp 2.000.000 and souvenirs from sponsors.
  2. Scrabble (January 11th – 14th)
    A competition that test the vocabulary and strategy. One of the most famous board game that have been played all over the world is presented in this competition. The competition will be held in Bina Nusantara University and will introduce a different style of Scrabble. Register yourself to proof that you are the best Scrabble player in this country. The winning team will receive a cash prize of Rp 2.000.000 and souvenirs from sponsors.
  3. News Casting (January 11th – 14th)
    A competition to find the talents of English newscasters. The needs of an English newscaster in television channel and radio stations is increasing day by day. Proof that you are the best English newscaster in Indonesia by registering yourself to this competition. This competition will be held in Bina Nusantara University. The participants in this competition will not only compete but also enjoy a coaching clinique session. Winner will win a cash prize of Rp. 1.500.000 and souvenirs from our sponsors.
  4. Presenting Idea (January 11th – 14th)
    A competition to test the capability of participants to explain his/her idea with their own method to make people interested and convinced with the idea. It is more than only a Speech competition. If you feel you are the one, register yourself to this competition and win a cash prize of Rp 1.500.000 and souvenirs from our sponsors.

The registration is will be open until 29th Nov’05. Participant only need to fill in the online form for Free. Thus, committee will sent by e-mail further informations. So, what are you waiting for, register yourself and win millions of money, show your talent and be the best in Indonesia. Good chance will not come twice.

More Information : http://neo2006.com